Ayah Juara Satu Seluruh Dunia
(17 tahun Dia titipkan ruh dalam
ragaku, 17 tahun kau warnai tiap napasku, 17 tahun doamu mengalir dalam
denyut jantungku. Ini hanya sebuah persembahan kecil yang tak sebanding
dengan pengorbananmu selama 17 tahun hidupku)
Dia yang lukiskan pelangi
Memberi warna di dalam hari
Dia yang kenalkan hangatnya mentari
Keringkan luka di dalam hati
Dia yang ajarkan cinta
Peringatkan luka serta derita
Ya, dialah sang seniman cinta
Lalu dia kisahkan cerita
Ketika kubuat dosa pertamaku
Goresan dalam kertas putihku
Hingga penuh sampai seribu
Dia justru tertawa haru
Membuatku malu
Dialah orangnya
Meski dalam diam ia bicara
Dialah orangnya
Sang seniman cinta
Dialah orangnya
Yang paling gula
Dialah ayahku yang paling kucinta
Ayah juara satu seluruh dunia
*lagi-lagi salinan dari blog nya kak ara, aratiararismala
Tidak ada komentar:
Posting Komentar